PRODUCT DETAILS

INZANA

Rp. 902/ strip

Tablet kunyah penurun panas demam dan pereda nyeri pada anak, dengan rasa jeruk yang disukai anak. Tersedia pula Inzana Sirup Masuk Angin.

Science Behind the Brand - INZANA

Reg.No. DBL 7813003663 A1

Tablet kunyah penurun panas demam dan pereda nyeri pada anak

Komposisi
Tiap tablet kunyah mengandung :
  • Acetylsalicylic Acid           80 mg
  • Rasa sari jeruk q.s
Aturan pemakaian
1 – 2 tahun   : 3 - 4 x sehari @ 1 tablet
3 – 5 tahun   : 3 - 4 x sehari @ 1 ½ - 2 tablet
6 – 12 tahun : 3 – 4 x sehari @ 2 ½ - 5 tablet
Atau menurut petunjuk dokter
Untuk mengurangi iritasi lambung, diminum sesudah makan

Khasiat dan Kegunaan

Mengandung Acetylsalicylic Acid yang memiliki khasiat analgesic (meringankan rasa sakit) dan antipiretik (menurunkan panas demam)

Indikasi

Untuk menurunkan panas demam dan meringankan rasa sakit seperti sakit kepala dan nyeri otot

Kontra indikasi
  • Penderita yang sedang diterapi anti koagulan (konsultasikan dengan dokter)
  • Penderita hemofilia, trombositopenia, varicella / cacar air / chickenpox dan gejala flu, hipersensitif terhadap salisilat
  • Penderita alergi (termasuk asma), tukak lambung (maag), pernah atau sering mengalami pendarahan di bawah kulit (konsultasikan dengan dokter)
Efek samping

Iritasi lambung, pendarahan lambung / tukak lambung (terutama pemakaian lama), mual, muntah, reaksi hipersensivitas (sesak napas, reaksi kulit), dapat terjadi berkurangnya jumlah trombosit(trombositopenia).

Peringatan dan perhatian
  • Bila setelah 2 hari demam tidak turun atau 5 hari nyeri tidak menghilang, hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gangguan fungsi hati, Ibu hamil dan menyusui dan dehidrasi
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan obat ini pada penderita yang juga mendapat obat antikoagulan
  • Hentikan pengobatan bila terjadi tinitus / gangguan pendengaran, pusing
  • Terdapat hubungan antara penggunaan asetosal untuk mengobati demam anak-anak yang menderita varicella atau infeksi influenza A atau B dengan Reye’s syndrome
  • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol, dapat meningkatkan resiko pendarahan lambung
  • Sebaiknya obat ini diminum setelah makan atau bersama makanan
  • Jika terjadi gangguan lambung menetap konsultasikan ke dokter
Interaksi obat
  • Jangan diberikan bersama dengan kortikosteroid atau obat anti inflamasi non steroid
  • Tidak boleh digunakan bersama spironolakton, furosemid dan urikosurik, antipodagrik, karena efek tersebut akan dikurangi, kecuali atas anjuran dokter
  • Jangan diberikan bersama-sama dengan antikoagulan oral
  • Dapat meningkatkan efek hipoglikemi oral terutama klorpropamid
Simpan di tempat sejuk dan kering